Memulai Spring Framework – part 1

Pernah ada yang tanya ke saya tentang bahasa pemrograman Java, bunyi pertanyaannya adalah pernah pakai framework apa? Saya jawab: spring.

Spring adalah framework aplikasi dan inversion of control container untuk platform Java. Menurut wikipedia  spring framework. Spring adalah project open source menggunakan Apache License 2.0, project ini murni di-maintain oleh komunitas dan ada support yang disediakan oleh https://pivotal.io/. Full source bisa dilihat di github repo.

Karena spring sudah lama dan terkenal di komunitas java, maka tidak jarang diluar sana banyak perusahaan yang memakai framework spring sebagai basis backend dari aplikasi mereka. Spring sangat fleksibel, biasanya digunakan untuk backend atau web service yang memproses request dari klien. Dalam arsitektur sistem client – server, spring framework biasanya hosted menggunakan web server seperti apache httpd, jetty atau tomcat.

Untuk memulai backend web development berbasis rest menggunakan spring framework, pertama kita perlu mendownload Eclipse IDE dan menginstall di komputer. Setelah terinstall, buka aplikas Eclipse dan pilih menu HelpEclipse Marketplace untuk membuka markeplace dan install STS Plugin.

Silakan restart Eclipse untuk memulai project baru dengan template Spring framework.

yii2 framework, buku pertama yang membahas framework yii versi 2

barusan beli buku di gramedia, buku ini adalah yang pertam di indonesia yang membahas framework yii versi 2. itu tagline dari penulisnya sih.

Harga bukunya Rp.60.000,00. Tipis cuman 200an halaman, yang dibahas cuman hal2 praktis saja. Umum, tidak ada penjelasan mendalam di fitur2 yii. Skimming cuma 30 menit udah selesai nih buku, tapi lumayan lah tambah ilmu untuk menggunakan yii framework.

Overall sih kurang, karena materi yang dijelaskan kurang mendalam dan terlalu praktis. Mungkin buku ini lebih cocok untuk para pemula, mahasiswa semester 3 kali ya. Untuk orang yang baru belajar PHP dan sedang mencari framework yang ingin digunakan. Kelas pemula, yang butuh solusi praktis dan gampang untuk dipelajari. Tapi kalau untuk kalangan professional yang sudah bekerja dan ingin mendalami framework yii, saya rasa buku sangat tidak cocok due to lack of in-depth explanation dari penuli buku tsb.

Well, that’s it.

Sekarang lanjutin buku yang satu lagi, karya Rhenald Kasali : Disruption. Buku lagi populer di kalangan manajemen korporasi, yang sedang mempelajari atau siap2 untuk memasuk era disruptive economy.